My Journal of Excuses

Menu & Search

Sosok yang Tetap Tersenyum

13 June 2015

25[tagline]Ini adalah tulisan yang lumayan panjang dan penuh dengan subyektifitas. Jika tidak berkenan, jangan buang waktu anda.[/tagline]

Jatuhnya orde baru dipandang sebagai satu titik balik bangsa Indonesia. Sebuah momen yang digadang-gadang dapat mengubah arah kurva tingkat kesejahteraan bangsa ini yang merosot di saat kepemimpinan Soeharto. Reformasi merupakan satu bukti empiris bahwa kekuatan rakyat benar-benar ada, dimana kekuatan itu dapat meruntuhkan satu dinasti yang berkuasa, bak ribuan semut bersatu padu melawan gajah.

Darah tertumpah, keringat menetes, bahkan bangak korban nyawa melayang untuk membayar mahal dari era yang disebut Reformasi di tahun 1998 ini.

Namun ada satu sosok berperawakan kecil yang sebenarnya juga menjadi korban dalam membayar masa peralihan ini. Dia adalah BJ Habbibie. Satu sosok yang sebenarnya merupakan salah satu manusia terbaik bangsa ini. Sosok yang tegas dan lugas menyampaikan hal-hal dengan obyektif. Sosok yang berjasa dalam bidang keilmuan baik di dalam maupun luar negeri

Sosok yang juga dipermalukan didepan bangsanya sendiri.

[button color=”light” size=”small” type=”d3″ icon=”” target=”” url=”http://primanandaak.co/sosok-yang-tetap-tersenyum-2″]Baca Selengkapnya[/button]

Primananda Kusuma

@primanandaak

Related article
Epilog: Untuk Jakarta dan Seluruh Isinya

Epilog: Untuk Jakarta dan Seluruh Isinya

Bicara tentang berbicara, banyak orang bisa melakukannya. Berawal dari paru-paru…

Aku: Harapan yang Mengudara

Aku: Harapan yang Mengudara

Malam di Magelang kali ini sedikit berbeda. Cahaya temaram terlihat…

Reason

Reason

Sitting quietly I trying to remember when, when I used…

Discussion about this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Type your search keyword, and press enter to search