Menghadapi Ujian dengan Permen Mint

Sebagai orang yang (masih) menjadi mahasiswa, kita sering mendengar istilah Minggu Tenang. Saya bertanya-tanya sebenarnya siapa sih yang menciptakan istilah ini. Siapapun orangnya, dia telah sukses membius para mahasiswa-mahasiswa malang diluar sana dengan istilah ‘tenang’, dimana kata tersebut digunakan untuk ‘memperhalus’ makna yang sebenarnya secara radikal.

Mari kita beralih dari topik yang sepet ke topik yang lebih manis. Mari kita bicara tentang permen!

Dulu waktu kecil orangtua kita sering marah gara-gara kita kebanyakan makan permen. Kita sering ditakut-takuti dengan bahaya permen dengan berbagai alasan, dari yang masuk akal (gigi berlubang) hingga yang diluar nalar (diculik orang gila).

Walaupun seperti dikambing hitamkan, sebenarnya permen punya manfaat yang besar terhadap kinerja otak dan pikiran kita.

Ahli psikologi Prof. Joel Warm dari University of Cincinnati mengatakan bahwa sebenarnya permen dengan rasa peppermint mampu meningkatkan efektifitas belajar. Penelitian yang ia lakukan membuktikan bahwa aroma peppermint terbukti dapat meningkatkan kemampuan fokus dari orang yang mengonsumsinya.

Hal ini juga dibuktikan oleh Bryan Raudenbush, seorang profesor ahli psikologi dari Wheeling Jesuit University. Dari penelitiannya yang dilakukan terhadap atlet olahraga akhirnya memeroleh temuan bahwa atlet yang menghirup aroma peppermint memiliki performa yang lebih baik daripada yang tidak.

So, mari sejenak kita lupakan ilusi dari minggu tenang. Saatnya beli permen, dan mulai mengerjakan!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>