Melawan Matahari

 

Screenshot_2016-01-06-01-12-55-02

Surya perlahan hilang bersembunyi di balik selimut awan.

Angin berhembus pelan, membawa butir air sejuk yang tak terlihat.

Hujan rintik datang. Lemah gemulai, melayang, tak berdaya melawan angin.

Bersama waktu, ia berubah deras, menghujam tegas.

div

Kali ini, aku merasakan takut yang mungkin pernah kamu rasakan. Terombang ambing layaknya hujan gerimis tadi siang. Hanya bisa menebak-nebak di kota orang.

Tidak, tidak banyak, tidak boleh banyak-banyak.

Karena kukira tak apa.
Ada waktu yang akan menyelaraskan segalanya.

Dimulai dari nol,

menjadi satu,

dua,

tiga,

dan seterusnya…

div

Ah sudahlah!

Dalam segalanya, kali pertama itu absolut.2016

Bukan mulai dari mana, tapi sejauh mana tempat berakhirnya.

Dalam senja ke 538km melawan matahari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>