Epilog: Untuk Jakarta dan Seluruh Isinya

Bicara tentang berbicara, banyak orang bisa melakukannya. Berawal dari paru-paru yang menghembuskan udara yang menggetarkan pita suara untuk menghasilkan frekuensi nada lemah yang nantinya diamplifikasi oleh organ-organ resonansi sehingga memiliki warna yang khas agar bisa diartikulasikan sebagai bahasa oleh bibir dan lidah. Otak berperan sebagai pemberi koma agar bahasa bisa lebih dimengerti.

Selain berbicara, ada hal lain yang jauh lebih penting: mendengarkan. Secara fisiologis proses mendengar lebih sederhana ketimbang berbicara, dimana gendang telinga menangkap frekuensi suara yang nantinya akan diartikan oleh otak.

Namunpada kenyataannya, mendengarkan jauh lebih esensial dalam suatu perbincangan. Mengapa? karena dengan mendengar, kita bisa mendapatkan sudut pandang lain akan suatu hal, dan menghindarkan kita dari asumsi.

Dalam 31 hari ini aku mencoba untuk menelisik lebih dalam pada salah satu komponen terpenting di Jakarta: manusia. Aku ingin mengerti alasan atas hal-hal yang mereka lakukan dengan profesinya. Mendengarkan mengapa mereka memilih hidup dalam alasan yang ada, dan bagaimana mereka menjaganya agar tetap menyala. Karena menurutku mengapa lebih penting daripada apa.

Dalam 31 hari ini pula akhirnya aku tahu ada hal menarik dibalik riuhnya Jakarta, kumpulan hal menarik yang belum aku ketahui sebelumnya.

Dalam 31 hari ini aku ingin menunjukkan bahwa ada pelangi di balik mendungnya Jakarta. Lihat warnanya, dan jawab tantangannya.

Terima kasih untuk Jakarta dan seluruh isinya, dan untuk Dia yang menciptakan segalanya.

***

Terima kasih banyak untuk selir-selir yang selama 31 hari penuh berjuang melawan kantuk di tengah tugas-tugas kuliah demi berjalannya #31HariMenulis, kalian luar biasa.

Terima kasih, terima kasih, terima kasih! 

 

Photo by: @boylagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>