Hati-hati Hati!

Hati adalah satu indera penyempurna manusia. Suatu indera yang tak sejajar dengan kelima indera lainnya. Suatu indera yang tak pernah buta. Hati itu misteri. Kau tau apa yang ada didalamnya, namun tak jarang kau mengkhianatinya. Kemudian kau menyalahkannya. Terkadang hatimu tak seperti biasanya. Dia membuatmu merasa hilang. Memaksamu untuk menelanmu hidup-hidup kedalam ruang alpa yang… Continue reading

Sosok yang Tetap Tersenyum

Jatuhnya orde baru dipandang sebagai satu titik balik bangsa Indonesia. Sebuah momen yang digadang-gadang dapat mengubah arah kurva tingkat kesejahteraan bangsa ini yang merosot di saat kepemimpinan Soeharto. Reformasi merupakan satu bukti empiris bahwa kekuatan rakyat benar-benar ada, dimana kekuatan itu dapat meruntuhkan satu dinasti yang berkuasa, bak ribuan semut bersatu padu melawan gajah. Darah… Continue reading

Jika Telinga dan Mata Bisa, Kenapa Hati Tidak?

Kita bisa menutup mata dan telinga terhadap hal yang kita tidak ingin lihat dan dengar. Seandainya hati bisa demikian, tentu akan sangat menyenangkan. Manusia memang makhluk paling sempurna yang diciptakan oleh Sang Maha Kuasa. Mereka dianugerahi dengan akal untuk berpikir dan hati untuk merasa. Namun kali ini aku terlampau jengah dan ingin sejenak memadamkan hati…. Continue reading

Numpang Nulis

Adalah suatu kehormatan diberi kesempatan untuk bisa menulis di blog ini. Blog, yang sejak hari pertama ajang #31HariMenulis dimulai, membuat saya begitu terkesan dan ingin membacanya setiap hari. Penasaran, apa yang kira-kira akan ditulis oleh tuan rumah blog. Dan sekarang saya diberi kesempatan untuk “nongol” mengisi blognya hari ini. Ini wow! Sebenarnya saya juga tidak… Continue reading

Menghadapi Ujian dengan Permen Mint

Sebagai orang yang (masih) menjadi mahasiswa, kita sering mendengar istilah Minggu Tenang. Saya bertanya-tanya sebenarnya siapa sih yang menciptakan istilah ini. Siapapun orangnya, dia telah sukses membius para mahasiswa-mahasiswa malang diluar sana dengan istilah ‘tenang’, dimana kata tersebut digunakan untuk ‘memperhalus’ makna yang sebenarnya secara radikal. Mari kita beralih dari topik yang sepet ke topik… Continue reading

Karinda

“Letakkan disini dulu sus, -yak pelan-pelan” “Adek namanya siapaaaa?” “Lindaaaa oooom”, jawabnya tersenyum. “Wah pinteeeeeer, sekarang kelas berapa?” “Kelaas nol besaaal” Senyumnya merekah lebar, menampakkan gigi-giginya yang belum sepenuhnya tumbuh. “Ma-maaa, Linda gak nangis lhooo. Nanti Linda minta esklim Woles yaa Maaa”, pintanya manja sembari menarik-narik pelan baju Ibunya. Ibunya tersenyum dan mengangguk sekedarnya. “Dok,… Continue reading

Menatap Waktu

Mata Nurdin mulai memerah. Sesekali ia menguap, namun tak tuntas. “Kau mengantuk?”, kata Sipir. Nurdin tetap diam. Matanya bergerak liar melirik setiap sudut ruangan. Ia sesekali melihat jam dinding yang telah menunjukkan pukul 23.30 “Istirahatlah nak, tenangkan dirimu”, tutur sang Ustad “Diam kau Ustad!”, bentak Nurdin. “Aku akan tetap terbangun hingga 15 bajingan bersenjata itu… Continue reading

Neymar, The Protege

You can’t stop what you can’t see. Neymar da Silva Santos Jr. Lahir pada bulan Februari 1992 di Sao Paulo, Brazil. Seorang anak dari mantan pesepakbola Brazil, Neymar. Ia lahir di kota Sao Paulo, sebuah kota yang terselimuti oleh papan-papan reklame yang tersebar tak karuan. Kota ini akhirnya mengalami perubahan besar-besaran setelah pemerintah memutuskan untuk… Continue reading