Branding dan Pacaran (Part 1)

8

Fase jadi mahasiswa baru mungkin merupakan fase paling seru di seluruh kehidupan kuliahmu. Gimana engga? wong namanya masuk ke lingkungan baru, kita juga bisa jadi orang yang baru dong. Misal buat kamu yang di masa SMA jadi orang yang di cengin terus, fase maba ini mungkin bisa jadi sarana kamu buat restart ulang jadi orang yang super-cool n gawl abis. Everyone deserve a brand new start right? #pret

Buat yang cowo, mungkin hal paling seru pas jadi maba ya mikirin tentang gimana cewe-cewe di kampusnya kelak. Sedangkan cewe mungkin ya ga jauh beda dengan cowo ya nggak sih? Mulai nyari-nyari yang kira-kira brewoknya alus buat di elus-elus mungkin? hahaha. Khusus buat yang kadar kepo nya tinggi (+ jomblo) biasanya udah curi start buat ngepoin Twitter daftar peserta lulus yang namanya ketulis di surat kabar. Tuhan aja memerintahkan kita untuk mencari ilmu ke negri China, masa menggali informasi di Twitter aja ga bisa? huehuehue.

Sebagai mahasiswa closer-to-the-edge di Jurusan Ilmu Komunikasi, obrolan sehari-hari gak jauh dari yang namanya branding. Entah pada setuju ato engga, branding menurutku adalah hal yang paling renyah buat dibicarain dan gak ada habisnya. Daaaaan~ menurutku pribadi sih, namanya branding itu bisa disangkut-sangkutin ke berbagai hal, termasuk dalam proses menjalin (atau mencari) hubungan a.k.a pacaran. Ha!

Mari kita coba telaah satu-satu ya,

Sebelum melangkah lebih jauh, kita harus tau arti dari branding itu dulu dong? sebenarnya banyak definisi mengenai branding itu sendiri, tapi disini kita ambil yang paling cocok :

Branding dapat diartikan manajemen suatu merek dimana terdapat sebagai kegiatan yang mengatur semua elemen-elemen yang bertujuan untuk membentuk suatu brand di mata khalayak. Schultz dan Barnes

Branding adalah proses manajemen dari kenalan, dan menciptakan, dan menjaga, dan menghidupkan, dan MENYELAMATKAN sebuah hubungan.Prima

Dari definisi diatas kita bisa tarik kesimpulan kalo namanya branding itu terdiri dari banyak elemen yang saling berkait satu sama lain, dimana merk itu adalah kamu, dan khalayak adalah calon gebetanmu. Dan semisal dikaitkan sama topik pembahasan kita, namanya menjalin hubungan itu ditentukan dari buuuuuuuuuaaanyak hal yang saling berkaitan, baik itu yang masuk akal ataupun yang nggak masuk akal.

Oke jadi setelah kita tau definisi branding, kita langsung aja cus ke tahapan didalam branding itu sendiri.

Sebenarnya ini juga banyak nih referensinya, tapi untuk pembahasan kali ini kita sepakati kalau tahapan branding adalah sebagai berikut :

1.Brand Positioning
2.Brand Identity
3.Brand Experience
4.Brand Management

Dari kutipan diatas kita bisa tarik kesimpulan dan mulai menganalogikan tahapan-tahapan tersebut ke topik pembicaraan kita, sehingga menjadi seperti ini :

1.Kenalan
2.Ngobrol
3.Kencan/Jalan
4.Ribet-ribetan

Berhubung udah hampir jam 23.00 dan penulis mulai ngantuk, maka pembahasan Branding dan Pacaran (Part 1) cukup sekian. Besok di bagian kedua kita akan menelaah lebih dalam di setiap langkah-langkah yang udah disebutin tadi + tips jitu* anti jomblo

*) Sangat eksperimental. Efek dan khasiat di tiap orang berbeda-beda. Penulis tidak bertanggung jawab atas segala hal yang akan terjadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>