My Journal of Excuses

Menu & Search

Aku: Jakarta dan Biasanya

1 May 2017

Hari ini berjalan cukup biasa. Semangatku tinggi ketika bangun pagi. Kemudian seperti biasanya. Dingin ini membuat malas melangkah mandi.

Seperti hari-hari biasanya. Aku selalu lapar ketika pagi. Kemudian seperti biasanya. Dompet ini terasa ringkas di akhir bulan.

Cuaca juga seperti biasanya. Matahari cerah menghangatkan. Namun seperti biasanya. Datang hujan bersama angin.

Karena seperti biasanya. Tesis selalu datang dengan antitesis.

Kemarin libur. Besok masuk.

Primananda Kusuma

@primanandaak

Related article
Epilog: Untuk Jakarta dan Seluruh Isinya

Epilog: Untuk Jakarta dan Seluruh Isinya

Bicara tentang berbicara, banyak orang bisa melakukannya. Berawal dari paru-paru…

Aku: Harapan yang Mengudara

Aku: Harapan yang Mengudara

Malam di Magelang kali ini sedikit berbeda. Cahaya temaram terlihat…

Reason

Reason

Sitting quietly I trying to remember when, when I used…

Discussion about this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Type your search keyword, and press enter to search